Monday, 27 December 2010

Sedikit cerita ketika saya bekerja menjadi pelaut

Bismillahirrahmanirrahiim

Pelaut or seaman. Ya..profesi inilah yang sedang saya jalani sekarang. Sebuah pekerjaan yang membutuhkan mental, otak dan otot yang kuat. Bagaimana tidak, setiap harinya kita beraktifitas dimulai dari jam /6 sampai malam hari walaupun tidak setiap hari..tetapi aktifitas selama di laut sunguh membuat badan babak belur di awal pekerjaan..kesini kesininya karena sudah terbiasa ya tidak terasa lagi..pegal di badan layaknya seperti makanan 4sehat 5sempurna..hahaha

Sebuah penghasilan yang besar sangatlah pantas untuk seorang pelaut, secara tertulis dimulai dari ABK yg pekerjaannya plg berat..pelaksana perintah dari atasan..atasan bilang A..maka mau ga mau si ABK harus ngerjain A..ABK pun terbagi menjadi bagian dek dan mesin (itupun masih terbagi2..banyak banget om -_-“ ), lanjut ke bosman or bosun..orang ini memiliki tanggung jawab terhadap seluruh kegiatan di atas kapal..klo di darat bisa dibilang mandor kali ya..hehe, kemudian ada mualim (di bagian mesin sebutannya masinis) nah klo yang ini udah masuk tingkatan perwira karir..status jabatannya di bawah captain..bisa dibilang ini wakilnya..dimulai dari mualim 1 (chief officer) sampe mualim 4 (4th Mate)..di atasnya baru ada captain (mesin dipanggil KKM or Bass), sebenernya masih banyak sih jabatan or panggilan status di atas kapal..seperti penumpang apa..yang praktek apa..tp klo dijelasin ga bakalan beres2 nih nulis :p ahahaha

Anehnya pelaut selalu saja mempunyai image yang jelek di mata masyarakat yang berada di darat..yah mungkin hanya sedikit yang menilai pelaut baik itu ada..contoh saja ketika berangkat saya banyak diwanti2 keluarga agar tidak bermain perempuan..minum minuman keras..dll, padahal semuanya tau kalo saya orangnya bagaimana -_-“)..tp mungkin itu bentuk dari perhatian & agar kita inget slalu hal negative ga bakalan ada yang bermanfaat buat hidup..hehe (sok bijak ya saya :p ), tapi suka duka dari pelaut memang tidak ada tandingannya..salah seorang awak kapal yang sudah uzur usianya yang sudah seharusnya diam di rumah menikmati masa2nya bersama keluarga malahan harus membanting tulang di atas kapal terombang ambing tanpa tau bagaimana keadaan keluarganya di sana..beliau hanya berharap dan berdo’a keluarganya selalu berada dalam lindungan tuhan YME..”if i’m not here..what would my family to be?” katanya..klo disuruh memilih orang2 di atas kapal ini sebenarnya lebih baik bekerja di darat tetapi dikarenakan pekerjaan di darat tidak ada yang bisa memenuhi kebutuhan mereka untuk kehidupan mereka dan keluarganya..maka mereka lebih baik memilih pergi ke laut dengan penghasilan yang lumayan tinggi ini, adalagi seorang awak kapal menceritakan ketika dia baru menikah sekitar 2 minggu..dia harus pergi meninggalkan istrinya..dengan gagahnya dia meninggalkan daratan dan keluarga barunya itu..sebenarnya di dalam hatinya berat sekali dia meninggalkan kekasih yang sangat dia cintai itu..tp dia harus tegar dan melihat masa depan..ingin memenuhi kebutuhan..dan tidak ingin mengecewakan siapapun..subhanallah..saya bersama orang2 hebat :)

Tp tidak sedikit juga yang pergi ke kapal sebagai pelarian dari masalah yang dia derita..ada yg dulunya pengedar..pernah masuk penjara..dll, mereka berharap setelah pergi ke laut..semua masalah yang menghantui diri mereka akan hilang seiring berjalannya waktu..huft, sungguh dunia ini..fana..bermacam2 warna kehidupan ada di dunia kecil ini.., tak terasa hampir 2bulan saya berada di kapal ini..semua pekerjaan keras yang kami lakukan bersama membuat ikatan diantara kami menjadi kuat..seperti ikatan keluarga..mau ini itu silahkan..santai saja..yang penting saling menghargai dan menyayangi :)

Ouh iya..ternyata tmen2 lelaki di jepang sana punya aturan yang unik lho..mereka baru bisa bebas melakukan hal apapun ketika mereka sudah berumur 20 tahun..apabila mereka belum berumur sekian, maka hal2 yang biasa dilakukan oleh pria dewasa terlarang untuk dilakukan oleh mereka..dan mereka sangat menghargai aturan itu..seperti minum sake..lotre..sampai berkunjung ke tempat seperti diskotik, di setiap pelabuhan jepang..disediakan cafe2 hiburan untuk pelaut..dan itu berasal dari berbagai negara..dari indonesia sampai mana2 ada disana..yah tergantung lagi sama orangnya..klo kuat iman ya gkan nyoba masuk kesitu..tp klo orangnya emang belang ya pasti masuk kesitu..hehe, saya lebih baik menabung buat masa depan.. :D

Semakin kita terbiasa akan sesuatu maka sesuatu itu akan menjadi biasa untuk kita..malah bisa menjadi sebuah kebutuhan bila kita tidak mendapatkannya..contoh sekarang ini saya sangat menikmati bekerja di atas kapal ini karena sudah terbiasa, meskipun pekerjaan yang dikerjakan sangat berat dan menguras tenaga.., ketika saya bertanya kpd sesama awak kapal, mereka pun menyetujui hal seperti itu..mereka bilang sudah terlanjur lama bekerja di kapal..mereka merasa malas apabila harus beradaptasi lagi di dunia kerja yang baru..ditunjang penghasilan yang besar mereka sudah merasa nyaman menjadi pelaut..memang awalnya terasa sangat menyedihkan..jauh2 darimana2..tp mereka berusaha berbuat professional.., waduh saya tiba tiba jadi menargetkan saya harus mencari pekerjaan di darat nanti sbg cadangan..hehe

Saya mempunyai seorang teman yang kebetulan pekerjaan papanya seorang pelaut di kapal penumpang domestik..kemudian saya iseng bertanya..’gimana perasaannya ketika papa kamu yang seorang pelaut ada di rumah?’..kemudian dia menjawab ‘biasa aja..malah berasa aneh klo ada papa di rumah..karena sudah terasa biasa ketika papa ga ada di rumah’, waduh sempet miris juga saya mendengarnya..ketika dia berkata ‘aneh’, padahal di balik semua yang terjadi dengan hidupnya dia itu ada kerja keras orang tua..khususnya seorang papa atau ayah..the man behind scenes klo di dunia perfilman..hehe, saya hanya ingin dekat dengan keluarga..cukuplah pengalaman bekerja di laut :)

‘sesungguhnya yang menggerakkan segala sesuatunya adalah kehendak & kekuasaan allah SWT..hati dan otak sekalipun..sebenarnya..tanpa slalu kita sadari hal itu :) ‘ tetep tawakkal..thinkz

27 november 2010 / South Pacific

45 comments:

  1. Profesi sebagai pelaut itu gak mudah..
    Banyak hal yg harus dipertimbangkan, ya walau di sisi lain mmg salary yg menggiurkan namun risiko yg cukup tinggi.. Ditunggu artikel selanjutnya mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sudah membaca mbak :)

      Delete
  2. Tolong ulas dumz panggilan2dikapal..thanx

    ReplyDelete
  3. saya juga punya om yang kerja sebagai pelayaran pulangnya bisa 3 bulan sekali, memang si salary nya cukup mengiurkan, tetapi uang kan bukan segalanya kebersamaan bersama keluarga lah nomer satu. om aku tu klo pulang pasti seluruh waktunya buat keluarga gak mau di gangu pasti jalan2 terus sama anaknya ya walau kadang cuma bisa ketemu sehari abis itu berlayar lagi tapi itu adalah waktu yg sangat berharga buat nya, kadang suka sedih klo denger cerita om klo pada saat dia berlayar dan dia kangen bgt sama anak2 nya. dan ketika dia vidio call suka nangis munkin karna dia sangat amat rindu ya sama anaknya. ya pokoknya hebat deh yang berprofesi sebagai pelaut :) di tunggu cerita yg lainnya ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe iyah, keluarga tetep nomer 1.
      terima kasih sudah membaca :)

      Delete
  4. Sedikit tambahan juga,
    Yang Ane salut tuh org yang berada di belakang layar kehidupan pelaut itu, misal nya ayah dan ibu, dan isteri juga anak
    Tidak semua org tua sanggup melepas kan anak nya untuk bekerja di laut
    Begitu juga dengan seorang isteri pelaut, sungguh wanita yang penuh kesabaran yang boleh menjadi isteri pelaut.

    Bravo Pelaut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bravo!
      tapi, saya sudah pensiun sekarang hehe

      Delete
    2. Kok udah pensiun mas??jd brp kontrak mas jd pelaut??

      Delete
  5. selama di laut itu kerja nya ngapain aja sih, boleh di ceritaiin gak kegiatannya selama berlayar

    ReplyDelete
    Replies
    1. tergantung jenis kapalnya.
      kalau misalkan kapal pesiar, identik sama service kan, yang di hotel dept mereka masak, yang bagian mesin piket jaga mesin, yang dek perawatan kapal, itu dari pagi sampe malem, istirahat pas tidur aja hehe, kurang lebih garis besarnya seperti itu, semoga bisa membantu :)

      Delete
  6. mas pacar saya perwira AL. dia mau berlayar ke dubai bulan sptmber besok selama 4 bulan. kami rencana mau menikah tapi org tua saya gak setuju. katanya pelaut itu di setiap dermaga punya istri lagi. sukanya main perempuan. apa benar seperti itu? selama ini pengalaman mas melihat pergaulan pelaut apa seperti itu? rumah tangga ttp aman kah? mohon jawabannya krn saya galau

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sudah membaca mbak :)

      kalau untuk prihal punya istri lagi & suka main perempuan itu kembali lagi sama orangnya mbak. Memang betul ada pelaut yang seperti itu, akan tetapi ada juga pelaut yang tidak seperti itu.
      sama kok seperti yang kerja di darat ada orang yang suka selingkuh, dan ada orang yang setia, semua kembali lagi kepada kepribadian orang tersebut.

      rumah tangga juga aman mbak. tapi, ada juga sebagian yang retak karena berbagai alasan. Semua kembali lagi kepada diri masing-masing. Mohon maaf mbak, tapi InsyaAllah, Laki - laki yang baik pasti tidak akan berkhianat, apapun & bagaimanapun situasinya mbak :)

      semoga membantu

      Delete
  7. Om ini kan saya mau daftar pelayaran bagian teknika, kira2 pekerjaannya di kapal nanti gimana yaa? Atau benerin mesin kayak benerin mesin motor di bengkel?

    ReplyDelete
  8. Om ini kan saya mau daftar pelayaran bagian teknika, kira2 pekerjaannya di kapal nanti gimana yaa? Atau benerin mesin kayak benerin mesin motor di bengkel?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyah, pokoknya berkaitan sama mesin kapal aja nantinya, secara garis besar sama kok kaya mesin motor/mobil, cuma ukurannya aja yang lebih gede hehe

      kalau mesinnya oke, paling jaga mesin aja, cek cek siapa tau ada yang janggal.

      tapi jurusan teknika lebih luas mas nantinya, bisa ngambil spesialis di AC, Pendinginan dll, mesin lebih luas hehe

      semoga membantu :)

      Delete
  9. Bagus mas ceritanya.
    Untuk masalah solat atau ibadah lainnya, bagaimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk masalah shalat & ibadah lainnya, semuanya bisa dilakukan dengan baik mas, ada ruangan khusus untuk beribadah, dan orang"nya pun bertoleransi, malah lebih segan kalau ada orang yang rajin beribadah di atas kapal hehe

      Terima kasih sudah membaca :)

      Delete
  10. bagus cerita nya .. banyak informasi yg bermanfaat, kbetulan lagi cari info sputar kerja di pelayaran..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sukses selalu yah mas

      Terima kasih sudah membaca :)

      Delete
  11. Salam pelaut Indonesia!!!

    transportasilaut.com

    ReplyDelete
  12. Kenapa mas memutuskan untuk resign dr kapal? Apa karna org tua atau anak/istri?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu karena keputusan saya sendiri mas, saya punya planning target berapa lama saya mau berkarir di kapal & laut, kemudian melanjutkan di darat hehe

      Terima kasih sudah membaca :)

      Delete
  13. Malam mas, mau tanya nih..suami saya belum punya pengalaman kerja dikapala, dan skrg lagi nunggu kabar dari perusahaan di qatar bahkan sudah medical secara personal, jadi bisa dikatakan sudah siap bekerja. Pertanyaannya apa benar kerja dikapal luar negeri harus punya pengalaman dlu di lokal? Dan nanti jabatan yng akan di jabati untuk non pengalaman dikapal itu apa ya. Krn suami sudah punya Rating. Rencananya di qatar kapalnya tugboat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat malam juga mbak

      Itu tergantung dari perusahaannya sendiri mbak, ada beberapa perusahaan yang mencantumkan persyaratan harus memiliki pengalaman layar selama beberapa tahun atau masih punya visa negara tertentu yang masih hidup. Ada juga yang harus mengikuti pelatihan yang diselenggarakan perusahaan yang mau memberangkatkan, biasanya berisi materi selama di kapal dan bahasa utamanya. Tapi, ada juga yang tidak mengharuskan memiliki pengalaman dan dokumen tersebut selama kita memenuhi syarat untuk kerja di kapal luar, kita tetap bisa menuju kesana.

      Untuk jabatan yang belum memiliki pengalaman biasanya ditaruh di rating (ABK), kecuali kita mempunyai sertifikat keahlian (scrb, aff, mefa, ecdis, sso, sat, ant dsb), pasti ditempatkan pada jabatan di atas rating, dan semakin banyak pengalaman, semakin besar peluang untuk naik jabatan.

      setau saya seperti itu mbak hehe, semoga bisa membantu, sukses untuk suaminya, Aamiin

      Terima kasih sudah membaca :)

      Delete
    2. Makasih banyak ya mas infonya..:)

      Delete
    3. Makasih banyak ya mas infonya..:)

      Delete
  14. Bagus juga ceritanya..mau tanya mas..kalo habis sekolah untuk jadi kapten apa harus layar lagi ya?kalo iya minimal berapa lama layarnya?makasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyah mbak, karena semakin banyak pengalaman semakin tangguh & semakin banyak pula skill pelaut tersebut, sehingga berlayar pun akan selamat & aman, InsyaAllah. untuk menjadi kapten tergantung sertifikat yang kita miliki mbak. misalkan, kita punya sertifikat perwira ANT III, maka kita harus punya pengalaman selama 3 - 4 tahun untuk mengambil sertifikat perwira ANT II, setelah itu berlayar lagi untuk mengambil sertifikat ANT I (kapten), selain pengalaman juga dibutuhkan sertifikat penunjang lainnya mbak yang jumlahnya banyak sekali hehe

      semoga membantu, terima kasih sudah membaca :)

      Delete
  15. Mas, skrg kerja di darat ya? Mau nanya, kalo perwira pelayaran itu prospek kerja di darat nanti jdi apa ya mas makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyah mas, saya menjadi enterpreneur sekarang hehe. banyak sekali mas, untuk sektor swasta teman teman saya banyak yang bekerja sebagai staff di kantor pelayaran, di lapangannya pun banyak, sebagai pengawas docking dsb. Untuk di sektor negeri mas bisa melamar jadi polisi, TNI, PNS juga mas, banyak yang mencantumkan kebutuhannya untuk ANT/ATT

      semoga membantu, terima kasih sudah membaca :)

      Delete
  16. Kalau di dek itu kerjanya ngapain aja ya gan ? dan kerjanya 1 hari berapa jam ? Terima Kasih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. tergantung kapalnya gan, tapi kebanyakan perawatan sih gan. dek yang perwira pastinya di bridge plotting peta, navigasi. Kalau ABK mah beres beres aja ikutin instruksi dari bosun/boschman hehe. Kalau kerjanya tergantung kapalnya juga, kebanyakan di atas 10 - 12 jam gan di hari aktif hehe

      semoga membantu, terima kasih sudah membaca :)

      Delete
  17. Saya mau tanya, apa benar kl bekerja di kapal pesiar itu para pejerjanya disediakan wanita penghibur?

    ReplyDelete
  18. Mas emang kalo di pelayaran itu kehidupannya keras ya ? Dan kalau kebanyakan rasa solidnya kecil ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. keras mas karena jam kerjanya yang di atas rata rata, di atas 8 jam, dan kebanyakan aktifitasnya fisik mas hehe.
      kalau rasa solid malah solid banget mas, karena di kapal crew nya cuma itu" aja, jadi udah kaya keluarga walaupun saling berbeda, hehe
      semoga membantu, terima kasih sudah membaca :)

      Delete
  19. mas mau tanya yah apakah kalau pelaut sebelum habis kontrak tidak bisa pulang dan jika inigin pulang harus membayar sejumlah uang cuti?apakah benar? mohon infonya terimaksih

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyah betul sekali mbak, kalau sudah teken kontrak kita harus menyelesaikan sesuai perjanjian, berangkat tanggal sekian sampai pulang tanggal sekian. Betul sekali ada penalti berupa hukuman denda, ada yang membayar sejumlah uang, ada yang tidak diberi tiket pulang, gaji stop dll sesuai yang tertera di perjanjian kerja masing masing perusahaan. kalau sudah berangkatpun bingung mbak mau pulangnya hehe.
      mudah mudahan bisa membantu

      terima kasih sudah membaca :)

      Delete
    2. Mas mau tanya ni. Brapa lama mas bekerja di kapal? Mulai dari pemula atau perwira mas? Oiya gaji pelaut itu perbulan. Atau persekali berlayar? Trims

      Delete
    3. saya bekerja kurang lebih dari tahun 2010 sampai akhir 2015, jadi sekitar 5 tahun yah masih tergolong amatir hehe. saya dari perwira karena basic pendidikan saya dulu darisana. perbulan mas, sama seperti di darat pake sistem rekening hehe

      terima kasih sudah membaca :)

      Delete
  20. Selamat malam mas, saya mau tanya.
    Apakah setelah bekerja di laut, kemudian resign. Dan kita ingin lamar pekerjaan di darat.
    Apakah tidak terbentur dengan batas usia yang di persyaratkan di instansi/perusahaan di darat tersebut.
    Mengingat kan kalau sdh di laut, umur kita pasti lebih tua dibanding sarjana/diploma yang lain.
    Terimakasih. Saya tunggu jawabannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat malam juga mas :)
      ada yang terbentur dan ada yang tidak, tergantung dari usia kita berhenti berlayar dan persyaratan perusahaan/instansi yang kita lamar tentunya
      biasanya persyaratannya ada yg batasan usianya sampai 32, 35, tapi pada umumnya di 26 - 27.
      tapi, ada juga yang tidak melihat dari usia mas, yang dilihat malah pengalaman yang banyak hehe
      teman saya ada yg masuk perusahaan ekspedisi tapi jadi staff mengurus perizinan kapal, dll hehe.
      baik, mudah mudahan bisa membantu.

      terima kasih sudah membaca :)

      Delete

terima kasih sudah mau mengunjungi blog saya :)